Jumat, 07 Oktober 2011

3. Tes Ranking Bertanda Wilcoxon --->> kasus dua sampel berpasangan


            Wilcoxon Signed-Rank Test adalah metode statistika non-parametrik yang digunakan untuk membandingkan perbedaan dua median, merupakan metode statistik non-parametrik alternatif untuk paired t-test jika populasi tidak terdistribusi normal. Data dikumpulkan berdasarkan dua sampel yang dependen (Related Sample, bisa Paired/Match, Before-and-after,atau Repeated Measure)

Fungsi dan Spesifikasinya :
Sama dengan Uji Tanda, bedanya selain untuk signifikansi beda A dengan B juga ingin diketahui besar beda A dengan B juga ingin diketahui besar beda rankingnya.

Langkah-langkah pengujian :

H0 : p(A) = p(B)
H1 : satu arah atau dua arah
α   : taraf siginfikansi

Susun data sebagai berikut :

Pasangan
Data A
Data B
Selisih (di )
Rank di
Rank Tanda  <
1
A1
B1
A- B1


2
A2
B2









n
An
Bn




Rank d1 dibuat tanpa memperhatikan tanda + atau –
Rank tanda : berikan tanda + atau –

T = total rank dengan tanda yang lebih
-Untuk sampel kecil berukuran kecil, n < 25   bandingkan T dengan Ttabel dari daftar uji tanda.
-Untuk  sampel besar berukuran besar, n  25   menggunakan pendekatan normal sebagai berikut :


 
T = total rank yang tandanya lebih sedikit
Kriteria Uji :
untuk sampel berukuran kecil :   


Tolak Ho jika T Tα, terima dalam hal lainnya. ( perhatikan α tabel untuk 1 arah atau 2 arah )


untuk sampel berukuran besar: 


Tolak Ho jika p α, terima dalam hal lainnya


contoh soal : 

menurut seorang pengamat ekonomi , konstelasi politik di indonesia sedikitnya akan memberikan pengaruh terhadap pasar keuangan diantaranya perbankan. berikut ini diberikan data dari 10 Bank swasta dan 8 Bank pemerintah yang dipilih secara acak. dengan α = 1 %


Pasangan
A
B
1
5,50
5,60
2
5,75
5,60
3
5,75
6,00
4
6,00
6,00
5
3,00
5,50
6
5,88
5,75
7
6,50
6,75
8
7,30
7,45
9
5,88
6,00
10
6,25
6,50
11
5,50
5,58
12
5,75
5,88
13
6,00
6,00
14
5,75
6.50
15
5,50
5,50
16
5,50
6,00
17
6,25
6,50
18
6,88
7,30


jawab :

Ho : p(+) = p(-), pemilu legislatif tidak meningkatkan tingkat bunga deposito 3 bulanan
H1 : p(+)  > p(-), pemilu legislatif meningkatkan tingkat bunga deposito 3 bulanan
α    : 0,01



Pasangan
A
B
Selisih (d1)
Rank d1
Rank Tanda
1
5,50
5,60
-0,1
2
-
2
5,75
5,60
0,15
6,5
+
3
5,75
6,00
-0,25
9,5
-
4
6,00
6,00
0
-

5
3,00
5,50
-2,5
15
-
6
5,88
5,75
0,13
4,5
+
7
6,50
6,75
-0,25
9,5
-
8
7,30
7,45
-0,15
6,5
-
9
5,88
6,00
-0,12
3
-
10
6,25
6,50
-0,25
9,5
-
11
5,50
5,58
-0,08
1
-
12
5,75
5,88
-0,13
4,5
-
13
6,00
6,00
0
-

14
5,75
6.50
-0,75
14
-
15
5,50
5,50
0
-

16
5,50
6,00
-0,5
13
-
17
6,25
6,50
-0,25
9,5
-
18
6,88
7,30
-0,42
12
-



n = 15 (yang dihitung tanda + dan - saja, 0 = tidak dihitung)
maka menggunakan aturan sampel kecil dengan membandingkan T dengan
T = total rank yang tandanya lebih sedikit

oleh karena itu dari data diatas diperoleh tanda + yang lebih sedikit, jadi nilai T adalah jumlah ranking (di) yang positif

T = 6,5+4,5 = 11   

Dari tabel diperoleh Tα = T0,01;15 = 20 ( menggunakan tabel harga kritis T dalam tes ranking bertanda data berpasangan wicoxon, dan perhatikan  α tabel untuk 1 arah atau 2 arah )


 
Kriteria Uji : 
Tolak Ho jika T Tα, terima dalam hal lainnya ,karena T = 11 dan Tα = 20, maka T Tα , artinya Ho diterima berarti dapat disimpulkan bahwa pemilu legislatif tidak meningkatkan tingkat bunga deposito 3 bulanan 








sumber : buku pegangan statistika non-parametrik jurusan statistika FMIPA UNPAD   ^,^